Muggle

Saat kau katakan, “Aku suka kamu”, sebenarnya hatiku berbunga-bunga. Tapi aku tak mau berlarut-larut dalam ilusi yang kuciptakan sendiri. Bukankah suka tidak berarti cinta? Maka, kata-katamu tadi tak kuambil hati. Tapi di kemudian hari, kau katakan bahwa aku adalah orang yang mampu memahamimu. Dan mulai detik itu pula, aku tak paham apa yang kau katakan. Kau jangan beranggapan bahwa kita ini cocok. Aku tak bisa menandingi kecerdasanmu. Kau tahu? Darah kita saja sudah berbeda. Kau ini berdarah murni. Dan aku ini hanya seorang muggle. Aku mungkin adalah orang yang mampu menerima kekuranganmu nantinya. Tapi, belum tentu aku bisa menerima kelebihanmu. Aku ini pemalu. Mudah sekali kehilangan rasa percaya diri. Dan bagaimana denganmu? Apa kau bisa menerima kekuranganku? Apa kau bisa berbagi ilmu denganku tiap malamnya? Apa kau bersedia turun kasta, bersanding denganku yang seorang muggle?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s