Siapamu

Ah, belum jadi siapamu saja, aku sudah cemburu. Apalagi kalau aku sudah jadi siapamu? Tak tega aku. Mencemburuimu. Pasti ada rasa kesal saat aku cemburu. Dan kau minta maaf karena kasihan padaku. Aku tak tega melihatmu begitu padaku. Lebih baik, aku tak jadi siapamu saja ya?

Aku ingin tertawa. Tapi aku juga kesal. Mengapa sikap sifat wanita seperti ini? Sering kali hati berilusi. “Lebih baik, aku tak jadi siapamu saja ya?”. Sebenarnya ini adalah kalimat pesimisku. Mengapa pesimis? Ya, karena aku tahu, menjadi siapamu itu adalah ilusi hatiku.

 

Untukmu, dari seorang wanita yang berilusi menjadi siapamu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s