Maaf

Aku memang tak pandai berkata-kata. Tak pandai menjaga lidah. Tak heran jika kamu sudah tak ingin berteman lagi denganku. Sudah banyak yang sakit hati oleh kata-kataku. Kau itu korban yang kesekian. Maafku mungkin tak bisa sembuhkan luka hatimu. Lalu aku harus bagaimana? Perlu kau tau, aku sedih. Aku menyesal. Kehilangan teman itu lebih menyedihkan dibanding kehilangan cinta. Semoga hatimu lekas sembuh. Semoga kau memaafkanku. Semoga suatu saat nanti, kita bisa berteman lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s