About Ely

Hai! Kenalin nama gue Elise. Hm, gue anak kedua dari tiga bersaudara. Gue tinggal di Depok. Gue juga seorang pleghmatis-sanguinis. Kakak dan adik gue cowok, gara-gara ini gue jadi gadis tomboy.

1992-2002
Gue lahir di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dua tahun kemudian orangtua gue bertransmigrasi ke Depok. Awal-awal tahun ini gue lebih banyak ngabisin masa kecil gue di rumah Budhe, main bareng sepupu gue yang notabene lebih tua dari gue. Budhe gue ini biasa gue panggil ‘Ibu’. Sepupu gue biasa gue panggil ‘Mbak Fetty’ dan ‘Mbak Nita’. Dari mereka gue tau Westlife, So7, Green Day, Linkin Park, Simple Plan dll, walaupun waktu itu gue masih kecil. Ada lagi sepupu gue, anak dari Pakdhe gue (kakaknya Budhe), biasa gue panggil ‘Mbak Yanti’ dan ‘Mas Yanto’. Dari Mbak Yanti ini gue tau soal film India beserta lagu-lagunya dan aktor-aktrisnya. Dan Mbak Yanti juga berpengaruh penting dalam ngebantu gue untuk belajar alfabet, jadi walaupun belum TK gue udah hafal alfabet dan bisa nulis nama sendiri. Nah, kalo Mas Yanto ini sepupu kesayangan Ibu gue (bukan Budhe).
Awal hidup di Depok, gue agak lupa soal pekerjaan ibu gue, yang pasti pada tahun 1995, ibu gue kerja sebagai distributor minuman kesehatan asal Jepang. Tahun berikutnya ibu gue pergi ke Jepang sebagai karyawan terbaik wakil Depok. Waktu ibu gue pergi kesana, gue sakit, entah sakit apa, pokoknya muntah-muntah, mungkin efek jauh dari ibu. Setelah ibu gue pulang dari sana, kami pindah rumah, pindah rumahnya cuma beda RT aja, masih se-RW.
Tahun 1998 gue masuk sekolah di SDN Depok 6, tanpa masuk TK dulu. Padahal dari umur 5 tahun gue ngarep banget masuk TK, alasannya cuma satu, biar bisa main ayunan tiap hari. Di tahun ini juga ada kejadian luar biasa di sini, kerusuhan. Waktu itu gue ngga ngerti pa yang terjadi. Yang gue tau cuma waktu itu mati lampu gara-gara kebakaran ruko-ruko orang Cina di jalan Dewi Sartika, konon sebelum tokonya kebakar (atau dibakar), barang-barangnya ‘diselamatkan’ terlebih dahulu oleh orang lain alias dijarah. Orangtua gue ngga bisa kerja. Ibu-ibu tetangga gue panik. Gue sendiri jadi ikut panik, tapi gue juga sebenernya ngga tau kenapa harus panik.
Diantara tahun 1992-2002 ini juga ada hal yang ngga bisa gue lupain, wafatnya almarhumah Ibu Tien. Dalam seminggu, gue larut dalam kesedihan. Dalam seminggu, gue selalu lihat prosesi pemakaman beliau di televisi. Dalam seminggu gue selalu denger dan nyanyiin lagu Gugur Bunga, sampe gue hafal. Dan gue bener-bener sedih.
Di tahun-tahun ini kerjaan gue cuma main sama tetangga gue, satu-satunya temen gue, namanya ‘Dewi’, kulitnya putih, matanya sipit, tapi dia asli orang Jawa. Selain itu gue sering denger kaset. Dulu ayah gue pernah beliin gue dua kaset. Satu kaset Ciquita Meydi, yang kedua kaset lagu-lagu daerah. Dulu gue suka banget sama lagunya Ciquita yang judulnya Kuku-Kuku. Bahkan gue pernah nyanyiin tuh lagu di acara ulang tahun anak dari temennya ibu gue. Kalo nonton televisi, gue suka nonton acara Meisy ‘Cii Luk Baa’ dan film kartun (Tom and Jerry, Doraemon, Sailormoon dll)
Awal masuk SD, gue punya temen baru, temen sebangku gue, namanya Rachmi L. Perawakannya kecil, putih, wajahnya manis. Masa-masa ini buat gue sulit, gue sulit ngerti apa yang disuruh sama guru gue, karena gue belum terbiasa sekolah, masa-masa ini adalah masa adaptasi gue sama sekolah.
Tahun 2000, kucing gue melahirkan. Anaknya lucu-lucu. Anak kucing favorit gue adalah yang warnanya abu-abu (full), dia gue kasih nama Milen, yang berarti lahir di tahun Milenium. Tapi beberapa bulan kemudian dia mati karena keracunan.😥
Di tahun ini, gue sakit parah, bukan sakit sih tapi gejala, gejala tifus. Menderita banget walaupun baru gejala. Pantang makan mie, makanan yang pedas dan yang asam. Yang kesemuanya adalah favorit gue.
Di tahun ini temen sekolah yang akrab sama gue semakin bertambah. Namanya Refi S. Dia orang Pekanbaru, wajahnya kayak bule, rambutnya pirang dari sananya (ngga diwarnain), cantik dan royal. Dia yang kenalin gue sama PS. Setiap hari gue selalu main PS ke rumahnya. Main Rumble, One Piece, Fishing, CTR dll. Dia juga yang ngasih gue film CAS, yang gara-gara nonton film ini, gue suka banget nonton film sampe sekarang. Sampe saat ini, Refi bagi gue adalah temen terbaik yang gue punya.
Dan di tahun ini pula, gue baru dapet rangking kelas, ya cuma tiga besar sih. Dulu gue pikir, gue bisa dapet rangking karena gue sering main PS. Haha, kacau.
Tahun 2001, gue ngga percaya kalo gue punya adik! Selama jadi bungsu, gue selalu disuruh-suruh sama siapapun, sampe gue bertanya sama diri gue sendiri kapan penderitaan ini berakhir? Dan takdirnya gue ngga jadi bungsu. Nama adik gue Febri, lahirnya samaan sama CR dan Januzaj, dan dia bangga. Tahun ini kakak gue ikutan bertransmigrasi ke Depok, karena di Karanganyar sana dia ngga betah hidup jauh dari ibu. Nama kakak gue Bembeng. Dia itu nyebelin banget. Ngga pernah mau ngajak gue main bareng dia dan temen-temennya. Kerjaannnya mainan sepakbola kertas sama gambar-gambar logo klub sepak bola, mulai dari klub Italia sampe klub Inggris.

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s